Potensi Tambak Gampong Blang Lancang

Secara umum mata pencaharian warga masyarakat gampong blang lancang yaitu bidang perikanan dan kelautan, gampong blang lancang yang merupakan daerah pesisir dengan luas gampong seluas 45 Ha memiliki potensi yang sangat besar, baik sumber daya alam, sumber daya manusia maupun kelembagaan / organisasi.

Untuk sumber daya alam yang patut menjadi perhatian pemerintah gampong diantaranya Lahan Perikanan (Tambak) seluas 11 Ha. Pada saat ini dikelola dengan pola tanam ikan, artinya lahan ini adalah air asin jadi hanya dapat dipakai untuk membudidayakan perikanan dan tidak cocok untuk menanam padi kecuali petambak garam. Dalam hal ini, masyarakat petani tambak yang berada di gampong blang lancang kecamatan jeunieb masih menggunakan cara – cara tradisional atau belum dikelola secara optimal karena disebabkan masih berkurangnya modal usaha.

Adapun hasil panen tambak ikan adalah :

  1. Udang Vannamei — Dalam bahasa latin Liptopenaeus Vannamei dipilih oleh petani tambak gampong blang lancang untuk dibudidayakan karena memiliki banyak kelebihan. Berdasarkan pengalaman ternyata hasil panen udang vannamei memiliki tonase / hasil timbang lebih berat jika dibandingkan dengan udang windu atau jenis udang lainnya, selain itu meningkatnya permintaan pasar menjadi daya tarik tersendiri bagi petani tambak. Memang benar, udang vannamei adalah sejenis udang budidaya yang memiliki berat badan tinggi, cepat beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berubah – ubah, daya tahan terhadap penyakit relatif lebih kebal, hidupnya lebih aktif bergerak melayang sehingga menghemat ruang (kalau udang windu lebih sering hidup didasar). Meskipun hingga sekarang budidaya udang vannamei masih dilakukan secara tradisional namun hasil panen yang didapatkan tidaklah mengecewakan, akan tetapi yang membuat petani kecewa yaitu harga waktu panen yang tidak stabil karena harganya masih dikuasai oleh tengkulak sehingga harga tidak stabil.
  2. Ikan Bandeng — Ikan bandeng disukai warga masyarakat gampong blang lancang sebagai makanan karena rasanya yang gurih, rasa dagingnya netral (tidak asin seperti ikan laut) dan tidak mudah hancur ketika dimasak, dan dari harga pun masih sangat terjangkau. Ikan bandeng ini juga dibudidayakan oleh warga masyarakat petani tambak yang modalnya masih kurang untuk membudidayakan udang vannamei.
Facebook Comments
KIG Blang Lancang